Busurpena.com, Selasa 20 Oktober 2026
TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd, M.Si bersama Wakil Bupati Kilat, A.Md dan Sekretaris Daerah Risdianto, S.Pi, M.Si memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) kebijakan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Rakor digelar di Ruang Rapat Inspektorat Kabupaten Bulungan, dengan agenda utama membahas dan menyelaraskan Rancangan APBD 2027 bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin ( 19/10/26 ).
Dalam arahannya, Bupati Syarwani mengungkapkan bahwa Rancangan APBD 2027 mengalami penyesuaian menyusul dinamika keuangan daerah dan adanya penurunan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.
Ia menyebut, proyeksi awal APBD yang semula direncanakan sebesar Rp1,85 triliun harus mengalami koreksi penyesuaian seiring kepastian rilis data dana transfer pusat terbaru.

Meski dihadapkan pada tantangan penyesuaian fiskal, Bupati menegaskan jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas pelayanan publik dan keberlanjutan program prioritas pembangunan daerah.
“Kebijakan belanja perangkat daerah, baik belanja operasional, belanja modal, belanja pemeliharaan, hingga belanja transfer, disesuaikan secara proporsional dan terukur,” ujar Bupati Syarwani.
Sebagai langkah strategis menghadapi fluktuasi anggaran, Bupati menekankan pentingnya peran aktif seluruh Kepala OPD dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, peningkatan pada sektor pajak dan retribusi daerah menjadi salah satu fokus utama agar porsi kemandirian fiskal daerah dapat terus diperkuat.
“Kita menyamakan persepsi, memperketat efisiensi anggaran, serta terus berinovasi dalam menggenjot sumber-sumber pendanaan alternatif demi mewujudkan pembangunan di Bulungan yang berkelanjutan dan tepat sasaran,” pungkasnya. (PB )
Editor : BP – AR







