Aset Milik Warga Ludes Terbakar di Kompleks Arema 

Baik Numfor busurPena.com Kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Baru, Kompleks Arema, Gang Pertama, pada hari Senin 8 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIT. Api yang disebut-sebut “Sijago Merah” itu dengan cepat memakan bangunan bengkel dan hunian bertingkat milik warga setempat, menyebabkan kerusakan parah pada struktur bangunan serta kendaraan yang ada di lokasi.

Berdasarkan keterangan dari pemilik bangunan, Ansarullah, lokasi kejadian merupakan bangunan bertingkat di mana lantai bawah berfungsi sebagai bengkel, sedangkan lantai atas dulunya digunakan sebagai tempat tinggal. Menurutnya, bangunan tersebut saat ini sudah tidak berpenghuni, namun masih sepenuhnya menjadi miliknya. Sebelahnya terdapat dua unit bangunan lain yang merupakan milik adiknya, Rusmawati, yang juga ikut terdampak kebakaran ini.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

 

“Saya baru dihubungi saat kejadian berlangsung. Saat tiba di sini, semuanya sudah habis terbakar. Rumah dan bengkel saya hilang semua,” ungkap Ansarullah dengan nada sedih.

Selain bangunan, sebuah mobil pikap yang terparkir di area bengkel juga mengalami kerusakan parah, Mobil itu sebelumnya pernah dikerjakan saat masih dikelola oleh pak Ishak Akobiarek.

Kehilangan ini menambah deretan masalah yang dihadapi Ansarullah. Ia menceritakan, selama delapan tahun terakhir, ia beberapa kali diminta menyusun estimasi harga untuk perbaikan atau penanganan aset di wilayah Bondifuar setiap kali terjadi pergantian Camat. Namun, rencana-rencana tersebut tak pernah terlaksana hingga akhirnya musnah dilalap api hari ini.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mencakup bangunan, peralatan bengkel, dan kendaraan yang hangus tak tersisa.

Saat ini, sisa-sisa puing dan bekas kebakaran masih terlihat jelas, dengan struktur bangunan yang sebagian ambruk dan atap yang runtuh, menyisakan dinding-dinding yang hangus hitam akibat panas api yang hebat. Warga sekitar masih berdatangan melihat sisa-sisa kejadian, sambil berharap insiden serupa tidak terulang di lingkungan mereka.

 

Pewarta ✍️ :Zadrak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *