Wakapolresta Pangkalpinang Gelar Kegiatan “Minggu Kasih” di Gereja Katolik Santa Bernadeth

Media online busurpena.com
PANGKALPINANG –

Dalam rangka menjalankan Program Prioritas Kapolri, Wakapolresta Pangkalpinang AKBP Rendra Oktha Dinata, S.I.K., M.Si., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polresta Pangkalpinang melaksanakan kegiatan Minggu Kasih pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan bertempat di Gereja Katolik Santa Bernadeth, Jl. Bandes, Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
​Romo RD. Gregorius beserta para Pengurus Gereja Santa Bernadeth Pangkalpinang.

​Kabag SDM Polresta Pangkalpinang, Kompol Rudolf Sitorus, S.H.

​Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Ogan Arif Teguh Imani, S.T.K., S.I.K.

​Kasat Samapta Polresta Pangkalpinang, AKP Riris Tawan April Sianturi, S.H., M.H.

​Kasat Binmas Polresta Pangkalpinang, AKP Hardi.

​Kasat Tahti Polresta Pangkalpinang, Iptu Andy Hendrawanto, S.H., M.H.

​Kasi Humas Polresta Pangkalpinang, Ipda Teddy Asikin.

​Dalam kesempatan ini, Wakapolresta Pangkalpinang memberikan imbauan dan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaat serta pengurus Gereja Santa Bernadeth. Beberapa hal penting yang disampaikan antara lain:

​Imbauan tegas kepada masyarakat untuk menjauhi bahaya narkoba dan menghindari segala bentuk tindakan pidana lainnya.

​Sosialisasi layanan Respon Cepat kepolisian serta pemanfaatan layanan darurat Call Center 110.

​Pembagian stiker imbauan penggunaan Call Center 110 agar memudahkan masyarakat melaporkan kejadian atau gangguan kamtibmas secara cepat.

​Kegiatan Minggu Kasih ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan jalur komunikasi antara Polri dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Kota Pangkalpinang.

​Dari pelaksanaan kegiatan ini, terjalin hubungan silaturahmi dan komunikasi yang harmonis antara jajaran Polresta Pangkalpinang, pengurus gereja, dan jemaat setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

(R.f)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *