Rapat Konsolidasi Perdana, Koperasi Benuanta Jaya Utama Dapat Komitmen Modal Rp1 Miliar

Busurpena.com, Kamis 01 Oktober 2026

TARAKAN — Koperasi Benuanta Jaya Utama mulai memantapkan langkah pengembangan organisasi setelah menggelar Rapat Konsolidasi Pertama di Pondok Lesehan (Ponles), Kampung Bugis, Kota Tarakan, Kalimantan Utara Rabu (30/9/2026).

Dalam rapat yang dihadiri pengurus, Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, serta sekitar 50 anggota tersebut, Ketua Dewan Pengawas Koperasi Benuanta Jaya Utama, H. Ridwan Noor, ST., MT., menyatakan komitmennya memberikan penyertaan modal sebesar Rp1 miliar untuk mendukung penguatan permodalan koperasi.

Komitmen tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam konsolidasi perdana sekaligus menjadi dorongan bagi koperasi yang baru terbentuk dan telah memiliki legalitas kelembagaan itu untuk mulai mengembangkan kegiatan usahanya.

“Ini menjadi bentuk komitmen untuk mendukung penguatan permodalan dan pengembangan usaha Koperasi Benuanta Jaya Utama,” ujar Ridwan

Rapat konsolidasi dibuka oleh Ketua Dewan Pengawas. Selanjutnya, Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Manan, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus memperkenalkan susunan kepengurusan Koperasi Benuanta Jaya Utama kepada seluruh peserta.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Tarakan, Jumanto, SE., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Koperasi Benuanta Jaya Utama.

Ia menyatakan pemerintah daerah melalui dinas yang dipimpinnya siap memberikan pendampingan dan pembinaan kepada koperasi tersebut, baik dalam penguatan kelembagaan maupun pengelolaan usaha.

Dukungan tersebut dinilai penting bagi koperasi yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Tata kelola yang profesional, transparan dan sesuai ketentuan perkoperasian menjadi salah satu faktor penting agar koperasi dapat berkembang secara sehat.

Sementara itu, Ketua Koperasi Benuanta Jaya Utama, Ridwan Bansir, S.Sos., menegaskan bahwa pembentukan koperasi tidak hanya bertujuan membangun organisasi, tetapi juga menjadi wadah ekonomi bersama bagi seluruh anggota.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan, disiplin, keterbukaan dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.

Menurutnya, legalitas koperasi yang telah dimiliki harus menjadi dasar untuk membangun organisasi secara tertib. Namun, kekuatan utama koperasi tetap bergantung pada partisipasi aktif dan dukungan seluruh anggota.

Usai sesi pembukaan, rapat dilanjutkan dengan agenda internal yang diikuti pengurus, Dewan Pengawas, Dewan Penasehat dan anggota.

Sejumlah hal strategis dibahas, mulai dari legalitas koperasi, pembagian tugas dan tanggung jawab pengurus, fungsi pengawasan, peran Dewan Penasehat, mekanisme pengelolaan organisasi hingga rencana pengembangan usaha.

Peserta juga membahas mekanisme dan persentase pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), termasuk sejumlah hal teknis terkait tata kelola serta pengelolaan keuangan koperasi.

Pembahasan tersebut diarahkan untuk menyamakan persepsi seluruh unsur koperasi mengenai kedudukan, fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Dalam rapat konsolidasi perdana itu, Koperasi Benuanta Jaya Utama turut menetapkan moto, visi dan misi sebagai landasan dalam menjalankan organisasi dan mengembangkan kegiatan usaha.

Moto koperasi adalah “Dari Anggota, Oleh Anggota, Untuk Kesejahteraan Bersama.”

Sementara visinya adalah menjadi koperasi yang mandiri, profesional, terpercaya dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, koperasi menetapkan sejumlah misi, di antaranya membangun tata kelola yang profesional, transparan dan akuntabel, meningkatkan kesejahteraan anggota melalui usaha produktif, memperkuat permodalan secara sehat dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.

Koperasi juga mendorong partisipasi aktif anggota serta membuka peluang kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan dan pihak terkait lainnya.

Dengan dukungan permodalan, pembinaan pemerintah daerah dan partisipasi anggota, Koperasi Benuanta Jaya Utama menargetkan penguatan kelembagaan sekaligus pengembangan usaha secara bertahap.

Rapat Konsolidasi Pertama tersebut berakhir sekitar pukul 23.45 WITA. Sejumlah kesepahaman internal yang dihasilkan dalam pertemuan itu selanjutnya menjadi dasar bagi pengurus dalam menjalankan program kerja koperasi.

Koperasi Benuanta Jaya Utama kini akan memfokuskan langkah pada penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi anggota, pengembangan usaha serta penerapan tata kelola yang tertib, transparan dan profesional.

“Dari Anggota, Oleh Anggota, Untuk Kesejahteraan Bersama.”

Editor  : BP – AR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *