Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelar Program BAHAS BUKU: Baca dan Hasilkan Ulasan Buku di Desa Soreang

TAKALAR, SULSEL, busurpena.com|— Program BAHAS BUKU (Baca dan Hasilkan Ulasan Buku) dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai salah satu program kerja KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di SDN 26 Soreang dan SD Inpres 164 Taipa. Kegiatan ini berlangsung beberapa kali dalam seminggu selama periode KKN dan dirancang untuk meningkatkan minat baca sekaligus melatih kemampuan siswa dalam memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari bahan bacaan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Program BAHAS BUKU menyasar siswa kelas III dan IV SD. Kegiatan ini menggunakan pendekatan membaca dan mengulas buku, di mana siswa tidak hanya diarahkan untuk membaca, tetapi juga diajak memahami isi bacaan melalui berbagai pertanyaan sederhana. Siswa kemudian menyusun hasil pemahamannya dalam bentuk ulasan buku dan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil ulasan tersebut di hadapan teman-teman.

Dari Membaca hingga Presentasi
BAHAS BUKU merupakan salah satu bentuk kegiatan literasi yang dikembangkan oleh mahasiswa KKN Tematik Literasi sebagai upaya untuk menjadikan aktivitas membaca lebih aktif dan bermakna. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada cara sederhana dalam mengulas sebuah buku, mulai dari mengenali identitas buku, memahami isi cerita, mengidentifikasi tokoh, menemukan pesan atau nilai yang terkandung dalam bacaan, hingga menyampaikan pendapat mengenai buku yang telah dibaca.

Kegiatan diawali dengan pengenalan program kepada siswa. Mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pentingnya membaca dan tujuan dari kegiatan BAHAS BUKU. Siswa kemudian diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca bahan bacaan yang telah disediakan. Buku-buku tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kesesuaian isi dan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.

Setelah membaca, siswa diarahkan untuk memahami isi buku melalui sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan. Pertanyaan tersebut mencakup identitas buku, seperti judul, nama penulis, dan ilustrator, serta unsur isi bacaan seperti tokoh, peristiwa, isi cerita, bagian yang menarik, pesan yang diperoleh, dan pendapat siswa terhadap buku yang dibaca.

Tahap selanjutnya adalah penyusunan ulasan buku. Siswa menuangkan hasil pemahaman mereka ke dalam lembar ulasan yang telah disediakan. Pada tahap ini, mahasiswa KKN berperan sebagai pendamping dengan membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami pertanyaan maupun menyusun jawaban. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara mandiri sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.

Setelah menyelesaikan ulasan, siswa diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil ulasan buku di hadapan teman-teman. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar memahami bacaan, tetapi juga dilatih untuk menyampaikan pendapat, berbicara di depan umum, dan meningkatkan rasa percaya diri.

Harapan Keberlanjutan
Penanggung Jawab Program BAHAS BUKU, Putri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar membaca tidak berhenti pada aktivitas mengenali kata dan memahami cerita, tetapi dilanjutkan dengan kemampuan mengolah informasi dan menyampaikan kembali hasil pemahaman siswa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya membaca buku, tetapi juga memahami apa yang mereka baca dan mereka mampu menyampaikan kembali isi buku dengan bahasa mereka sendiri. Melalui BAHAS BUKU, mereka dapat belajar membaca, memahami, menulis, berpikir, sekaligus berani menyampaikan pendapat,” ujarnya.

Salah satu peserta mengaku senang mengikuti kegiatan BAHAS BUKU karena mendapatkan kesempatan untuk membaca buku sekaligus menceritakan kembali isi bacaan yang telah dipahaminya.

Program BAHAS BUKU merupakan bagian dari rangkaian program kerja *KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin* yang berfokus pada penguatan budaya literasi masyarakat. Kegiatan ini menempatkan siswa/siswi sebagai peserta aktif dalam proses membaca, memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi yang diperoleh dari bahan bacaan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang mendampingi siswa selama proses berlangsung. Pendampingan diberikan agar siswa dapat memahami bahan bacaan dengan lebih baik serta memiliki keberanian untuk menyampaikan hasil pemikirannya. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam menciptakan pengalaman literasi yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar.

BAHAS BUKU tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga mencakup beberapa kecakapan lain yang berkaitan dengan literasi. Siswa dilatih untuk memahami informasi, menemukan unsur penting dalam bacaan, mengemukakan pendapat, menulis hasil pemahaman, berpikir kritis, serta berkomunikasi secara lisan.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa membangun kebiasaan membaca yang lebih aktif. Dengan adanya kegiatan mengulas buku, siswa didorong untuk tidak sekadar menyelesaikan sebuah bacaan, tetapi juga memikirkan kembali apa yang telah mereka baca dan menghubungkannya dengan pemikiran serta pengalaman mereka sendiri.

Selain itu, kegiatan presentasi hasil ulasan memberikan pengalaman kepada siswa untuk tampil di depan orang lain. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus melatih kemampuan komunikasi siswa sejak usia sekolah dasar.

Pelaksanaan BAHAS BUKU menjadi salah satu bentuk nyata upaya mahasiswa KKN Tematik Literasi dalam mendukung penguatan budaya baca di *Desa Soreang*. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong pemanfaatan bahan bacaan yang tersedia sehingga buku tidak hanya menjadi koleksi di perpustakaan, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan dan sarana pembelajaran.

Dengan adanya program BAHAS BUKU: Baca dan Hasilkan Ulasan Buku, diharapkan budaya literasi di kalangan sekolah dapat terus berkembang. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti setelah program KKN berakhir, tetapi dapat menjadi awal dari kebiasaan membaca dan mengulas buku secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun di rumah.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *