Busurpena.com |Mandrehe Barat – Pemerintah Kecamatan Mandrehe Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan setiap agenda pemerintahan serta kegiatan kemasyarakatan berjalan terarah. Hal tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Mandrehe Barat bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Mandrehe Barat. Aula Kantor Kecamatan Mandrehe Barat, Senin, (10/8/2026).
Rapat koordinasi ini bukan sekadar pertemuan rutin. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan program, mempercepat tindak lanjut berbagai agenda, sekaligus memastikan seluruh unsur pemerintahan dan kelembagaan bergerak dalam satu arah.
Sejumlah agenda penting menjadi pokok pembahasan dalam rapat. Di antaranya pemantapan kegiatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, persiapan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kecamatan Mandrehe Barat Tahun 2026, serta kesiapan keikutsertaan dan keterwakilan utusan Kecamatan Mandrehe Barat dalam berbagai cabang olahraga tingkat Kabupaten Nias Barat.
Selain itu, rapat juga membahas evaluasi, monitoring, dan verifikasi terhadap tindak lanjut P-APB Desa serta realisasi APBDesa Tahun 2026.
Pembahasan turut mencakup penguatan budaya gotong royong, pencapaian Indeks Desa Tahun 2026, peningkatan pendapatan Pendapatan Asli Desa (PAD), serta pembenahan dan penataan administrasi pemerintahan desa.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, koordinasi menjadi salah satu kunci agar setiap program tidak berhenti pada perencanaan. Karena itu, Pemerintah Kecamatan Mandrehe Barat menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap agenda dan instruksi yang harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa.
Dalam sambutan dan arahannya, Camat Mandrehe Barat, Firman Zai, SKM, menegaskan bahwa Pemerintah Desa harus memiliki respons cepat terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan, namun tetap berpedoman pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.
“Respons cepat sangat diperlukan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Namun, seluruh proses tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga penataan administrasi pemerintahan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.” Tegas Camat Mandrehe Barat.”
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama dalam rapat. Cepat dalam bertindak, tepat dalam menjalankan aturan, dan tertib dalam administrasi.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan agenda pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, olahraga, hingga kegiatan sosial membutuhkan kerja bersama.
Hasil koordinasi ini diharapkan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pihak sesuai tugas dan kewenangannya. Pemerintah Desa didorong untuk tidak menunda setiap tindak lanjut yang telah menjadi bagian dari agenda bersama.
Selain agenda pemerintahan dan kegiatan nasional, Camat Mandrehe Barat juga mengungkap rencana untuk membuka Lapangan Bola Kaki Kecamatan Mandrehe Barat yang berada di lokasi Kantor Camat Mandrehe Barat.
Lapangan tersebut merupakan hibah kecamatan dan nantinya diharapkan menjadi fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
Keberadaan lapangan ini bukan hanya berbicara tentang olahraga. Lebih jauh, fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan generasi muda, mempererat persaudaraan masyarakat, serta membuka peluang bagi lahirnya atlet-atlet potensial dari Kecamatan Mandrehe Barat untuk berkiprah hingga tingkat Kabupaten Nias Barat dan jenjang yang lebih tinggi. “Tutupnya.
Dari Rakor Menuju Kerja Nyata, rapat koordinasi ini menjadi penegasan bahwa berbagai agenda besar Kecamatan Mandrehe Barat tidak dapat dikerjakan secara parsial. Dibutuhkan koordinasi, komunikasi, kecepatan, serta komitmen bersama.
Dari persiapan Hari Pramuka, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, keterwakilan dalam cabang olahraga tingkat kabupaten, pengelolaan APB Desa, peningkatan PAD, Indeks Desa, gotong royong hingga administrasi pemerintahan desa, seluruhnya bermuara pada satu tujuan menghadirkan pemerintahan yang lebih tertib, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rencana pembukaan lapangan bola kaki pun menjadi simbol tambahan dari semangat tersebut bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang administrasi dan angka, tetapi juga tentang menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berolahraga, membangun persaudaraan, dan menumbuhkan prestasi.
Pemerintah Kecamatan Mandrehe Barat sedang menyatukan langkah. Rakor menjadi ruang untuk menyusun arah, tetapi kerja nyata di lapangan lah yang akan menentukan hasilnya.
Rapat koordinasi tersebut,
Turut hadir Plh. Sekretaris Kecamatan, Plh. Kasi PMD, Tokoh Masyarakat, Bapak/Ibu Pj. Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Pendamping Lokal Desa (PLD), Katimcam PKH, Ketua TP. PKK Kecamatan dan Desa, Tokoh Pemuda, Para Kepala Sekolah, Ketua Organisasi Kelembagaan, serta Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kecamatan Mandrehe Barat Tahun 2026.
Afg







