Festival Seni Budaya dan UMKM Pakuhaji 2026 Meriah, Bupati Tangerang ApresiasiSemangat Pelestarian Budaya Lokal

 

Busurpena.com | Tangerang – Festival Seni Budaya Pakuhaji 2026 berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian budaya lokal ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Festival yang digelar pada 17–18 Oktober 2026 tersebut mengangkat kekayaan seni dan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Pakuhaji. Selain menjadi ruang ekspresi bagi para seniman dan generasi muda, kegiatan ini juga menghadirkan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Acara tersebut dihadiri Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., Camat Pakuhaji H. M. Supriyatna, S.Sos., Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Lasono, S.H., M.H., Direktur Utama RS Pakuhaji Ummi Kalsum, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Dra. Hj. RD. Anna Ratna Maemunah, M.Si., serta jajaran staf pemerintahan, tokoh ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga Kecamatan Pakuhaji.

Bupati Tangerang Resmi Membuka Festival

Festival Seni Budaya dan UMKM Pakuhaji 2026 dibuka oleh Bupati Tangerang, Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., melalui sambutannya di hadapan para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Camat Pakuhaji, H. M. Supriyatna, atas dedikasi dan upayanya dalam menyelenggarakan festival yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut.
Menurut Maesyal, penyelenggaraan festival budaya menjadi salah satu upaya untuk menyatukan keberagaman seni dan budaya yang ada di wilayah Kecamatan Pakuhaji.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Camat Pakuhaji, M. Supriyatna, atas dedikasi yang tinggi sehingga dapat menyelenggarakan acara semeriah ini dan menyatukan budaya yang ada di wilayah Kecamatan Pakuhaji,” ungkap Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah kecamatan dan masyarakat untuk terus menjaga, merawat, serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi penerus.

Festival ini juga menjadi ruang pertemuan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga para pelaku seni dan usaha mikro.

Camat Pakuhaji Sampaikan Terima Kasih kepada Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Camat Pakuhaji, H. M. Supriyatna, S.Sos., menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan antusiasme dalam menghadiri Festival Seni Budaya dan UMKM Pakuhaji sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Pakuhaji ke-34.

Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat yang turut memeriahkan perayaan hari jadi kecamatan.
Supriyatna juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama 34 tahun perjalanan Kecamatan Pakuhaji, khususnya dalam memberikan pelayanan pemerintahan, masih terdapat kekurangan yang dirasakan warga.

“Selama 34 tahun hari jadi Kecamatan Pakuhaji, apabila dalam melayani masyarakat masih kurang memuaskan, saya sebagai Camat Pakuhaji memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Supriyatna.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan Kecamatan Pakuhaji sekaligus momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pada masa mendatang.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan festival dapat terus dipelihara sehingga hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat.

 

( U r i )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *