BEKASI, busurpena.com — Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi mencatat total pendapatan Rp2,86 miliar pada Rabu, 30 September 2026. Penerimaan tersebut mencakup pajak kendaraan bermotor dan sejumlah sumber pendapatan daerah lainnya. Data tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @samsatkabupatenbekasi pada Rabu (30/9/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Samsat Kabupaten Bekasi, total pendapatan tercatat sebesar Rp2.860.948.800. Dari jumlah itu, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp1.608.132.600.
Kontribusi PKB berasal dari sejumlah layanan Samsat di wilayah Kabupaten Bekasi. Samsat Induk menyumbang Rp1.073.508.200, Outlet Babelan Rp39.371.500, Samsat Keliling Rp28.209.600, Outlet Cibarusah Rp43.972.200, Samsat Gendong Rp87.559.600, Outlet Tambun Rp192.361.400, dan Samsat MPP Rp142.150.100.
Sementara penerimaan dari layanan AEON Deltamas tercatat nihil.
Dalam rincian pendapatan daerah, penerimaan dari sektor kendaraan bermotor mencapai Rp1.252.944.200. Adapun Pajak Air Permukaan, Pajak Bahan Bakar Kendaraan, serta Retribusi dan Pendapatan Lain tercatat masing-masing Rp0.
Samsat juga mencatat penerimaan Pajak Alat Berat sebesar Rp872.000. Sementara itu, penerimaan Opsen Kabupaten mencapai Rp1.120.851.000.
Identifikasi 283 Kendaraan
Selain menghimpun penerimaan pajak, Samsat Kabupaten Bekasi melakukan optimalisasi pendapatan daerah melalui kegiatan identifikasi kendaraan bermotor.
Kegiatan itu dilakukan melalui operasi khusus di sejumlah perusahaan dan penelusuran mandiri Panah Pasopati. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 283 kendaraan bermotor (KBM) tercatat menjadi objek identifikasi.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Samsat Kabupaten Bekasi meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan potensi penerimaan PKB di wilayah Kabupaten Bekasi.
Samsat Kabupaten Bekasi juga mengimbau masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Kepatuhan membayar pajak disebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
“Terima kasih telah membayar pajak kendaraan tepat waktu. Mari menjadi bagian dari pembangunan Jawa Barat untuk mewujudkan Jawa Barat Istimewa,” demikian pesan Samsat Kabupaten Bekasi dalam unggahannya.







