BIMA, BusurPena.com — Kisah mengharukan datang dari pelosok Desa Nggelu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di tengah ujian berat yang menimpa seorang remaja bernama Ardila—yang akrab disapa sehari-hari dengan panggilan “Bule”—ketulusan dan kepedulian sosial justru bersinar terang merajut solidaritas lintas generasi.
Foto Ardila/Bule Perjuangan Panjang Menuju Meja Operasi
Remaja yang kini tengah berjuang melawan rasa sakit akibat musibah kecelakaan parah yang dialaminya pada Senin malam (14/9/2026) sekitar pukul 21.45 WITA di depan Masjid Besar Sape, mendadak menjadi simbol kuat persaudaraan warga.
Pasca insiden nahas tersebut, kondisi kesehatan Ardila sempat memburuk hingga harus mendapatkan perawatan intensif, mulai dari RSUD Bima hingga akhirnya dirujuk untuk menjalani tindakan operasi lanjutan di RSUP Mataram, Lombok.
Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, beban biaya pengobatan yang tidak sedikit membuat pihak keluarga sempat keteteran. Sang ayah, Muhammad Saleh, dengan penuh ketegaran menyampaikan permohonan uluran tangan dari para dermawan agar buah hatinya bisa segera mendapatkan tindakan medis yang optimal.
“RSUP Mataram, semoga diberi kelancaran operasinya besok anak nenda Ardila atau biasa disapa Bule,” ungkap Muhammad Saleh penuh harap dari Mataram, Selasa (22/9/2026).
Kehangatan kemanusiaan kian terasa ketika solidaritas turut digalang oleh kalangan dunia pendidikan. Siswa-siswi pengurus OSIS SMPN 5 Lambu (Nggelu) di bawah kordinasi Hendra dan para keluarga korban turun langsung menggalang dana di lingkungan sekitar Desa Nggelu, Kecamatan Lambu.
Foto aksi nyata pelajar , siswa-siswi pengurus OSIS SMPN 5 Lambu (Nggelu)
Aksi turun ke jalan dan galang kepedulian yang dilakukan anak-anak sekolah tersebut berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp2.310.000 (Dua Juta Tiga Ratus Sepuluh Ribu Rupiah). Meski nilainya tidak besar, butiran keringat dan ketulusan para siswa SMPN 5 ini menjadi vitamin moral yang luar biasa bagi keluarga besar Ardila.
“Alhamdulillah, hasil penggalangan dana oleh anak-anak OSIS siswa SMPN 5 untuk ananda Ardila (Bule) yang sedang menjalani operasi di Mataram, semoga operasinya lancar, Aamiin,” tutur Hendra mewakili pihak keluarga.

Tidak hanya dari kalangan pelajar, dukungan moril dan materil juga datang secara resmi dari Pemerintah Desa Nggelu, Kecamatan Lambu. Pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Kantor Desa Nggelu, pihak Pemdes turut hadir memberikan perhatian dan fasilitas dukungan bagi keluarga korban.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Nggelu atas bantuan, perhatian, dan dukungan yang telah diberikan kepada keluarga kami selama proses pengobatan anak nda Ardila alias Bule. Bantuan serta fasilitas yang diberikan Pemdes sangat meringankan beban keluarga kami,” ujar M. Saleh penuh syukur.
Salurkan Bantuan dan Doa Anda
Bagi para pembaca budiman, dermawan, maupun instansi yang terketuk pintu hatinya untuk meringankan beban biaya perawatan medis lanjutan bagi Ardila (Bule) di rumah sakit, uluran tangan dapat disalurkan melalui rekening resmi keluarga:
- Bank: BNI
- Nomor Rekening: 1177859430
- Atas Nama: MUHAMAD SALEH
- Konfirmasi & Informasi: 085338920376 (Muhammad Saleh)
Mari kita doakan bersama agar operasi ananda Ardila berjalan lancar, lekas diberikan kesembuhan total, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. (SS)
Kaperwil NTB: ASFARAN







