Tolak Bayar Jatah Preman, Satpam Kafe di Kota Wisata Cibubur Dikeroyok Sekelompok Pemuda

Oplus_131072

CIBUBUR, busurpena.com — Aksi premanisme berujung kekerasan kembali terjadi di kawasan Kota Wisata (Kotwis) Cibubur pada Senin (8/6). Seorang petugas keamanan (satpam) sebuah kafe menjadi korban pengeroyokan membabi buta oleh sekelompok pemuda setelah menolak memberikan uang jatah preman.Kejadian yang terekam kamera CCTV dan video amatir warga ini mendadak viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika sekelompok pemuda mendatangi salah satu kafe di kawasan elit tersebut. Mereka secara paksa meminta uang “jatah keamanan” sebesar Rp50.000 kepada pihak manajemen kafe.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Mendengar permintaan tersebut, korban yang sedang bertugas sebagai satpam langsung pasang badan. Korban menolak memberikan uang pungutan liar (pungli) tersebut dan meminta para pemuda untuk meninggalkan area kafe secara baik-baik.Tak terima permintaannya ditolak, kelompok pemuda tersebut langsung tersulut emosi.

Situasi memanas dengan cepat hingga berujung pada aksi pengeroyokan, korban dipukul dan ditendang berulang kali secara brutal oleh para pelaku di hadapan pengunjung kafe yang histeris.Hingga berita ini diturunkan, rekaman video pengeroyokan tersebut terus mendapat kecaman keras dari warganet di media sosial.

Warga sekitar mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap para pelaku guna memberikan efek jera dan mengembalikan rasa aman di kawasan komersial Cibubur.

Sumber: Instagram Inusa Media

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *