LHOKSEUMAWE – Hujan deras yang mengguyur Kota Lhokseumawe pada Minggu malam, 25 Oktober 2026, menyebabkan saluran air tersumbat dan tidak dapat mengalir dengan lancar. Akibatnya, air hujan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga.
Kondisi tersebut terjadi di Jl. Purnawirawan, Dusun Kuta Trieng, Gampong Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Menyikapi hal tersebut, pada pukul 22.46 WIB, Keuchik Gampong Simpang Empat, Teungku Fazil Mutasar, bersama aparatur desa dan masyarakat setempat turun langsung ke lokasi untuk membersihkan selokan yang tersumbat.
Di tengah gelapnya malam, mereka bergotong royong mengangkat sampah, lumpur, dan material lain yang menyumbat aliran air agar genangan segera surut.
Keuchik T. Fazil Mutasar kepada rekan media mengatakan, kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai langkah cepat agar air tidak semakin meluas dan merendam pemukiman warga.
“Ini adalah bentuk kepedulian bersama. Kalau selokan dibiarkan tersumbat, air akan terus tergenang dan masuk ke rumah warga. Kami bersama aparatur dan masyarakat berinisiatif untuk membersihkannya malam ini juga agar aliran air kembali lancar,” ujar Teungku Fazil Mutasar di lokasi, Minggu (25/10/2026) pukul 22.46 WIB.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke dalam selokan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim hujan.
“Kami berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan saluran air. Gotong royong seperti ini akan terus kita lakukan demi kenyamanan bersama,” tambahnya.
Warga Dusun Kuta Trieng menyambut baik aksi tersebut. Mereka berharap pemerintah kota juga dapat membantu normalisasi saluran air di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang saat hujan deras kembali turun.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pembersihan selokan masih berlangsung dan genangan air mulai berangsur surut.
Jurnalis Faisal Al-Mubarak







