GOWA,SULSEL bususrpena.com– Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, terkait panjangnya antrian dan ketidaksediaan dokter pada jam pelayanan. Keluhan juga muncul terkait kendala peserta BPJS Kesehatan yang statusnya nonaktif akibat keterlambatan pembayaran iuran.
“Usman”(57)Salah satunya warga yang hendak memeriksakan kesehatannya mengaku harus menunggu lama di loket pendaftaran, namun tidak mendapatkan kepastian jadwal pemeriksaan karena dokter poli yang dituju tidak hadir.Selasa 23/06/2026.
“Antrian paling membosankan. Paling sadis lagi disuruh ngantri tapi dokternya tidak ada. Giliran BPJS terlambat dibayar, langsung dinonaktifkan,” ujarnya saat dimintai keterangan.
Ketiadaan dokter pada jam layanan menjadi salah satu poin yang disorot, karena membuat pasien harus kembali di hari lain tanpa jaminan kepastian. Sementara itu, terkait status BPJS Kesehatan, peserta yang menunggak iuran memang akan dinonaktifkan sementara sesuai ketentuan yang berlaku. Status akan aktif kembali setelah tunggakan dibayar, dengan masa tunggu 14 hari untuk layanan rawat jalan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Syekh Yusuf Gowa belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Masyarakat berharap manajemen rumah sakit dapat memberikan penjelasan dan perbaikan sistem pelayanan, terutama pada pengaturan jadwal dokter dan transparansi informasi kepada pasien.
RSUD Syekh Yusuf merupakan rumah sakit rujukan milik Pemerintah Kabupaten Gowa. Sesuai standar pelayanan minimal, rumah sakit wajib menyediakan informasi jadwal dokter dan mekanisme pengaduan bagi pasien.
Catatan redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan pengakuan warga. Pihak RSUD Syekh Yusuf Gowa dan BPJS Kesehatan Gowa berhak memberikan hak jawab dan klarifikasi untuk melengkapi pemberitaan.
(Kamal)







