Aspirasi dari Kepala desa se- puncak jaya 302 kampung 26 distrik provinsi Papua Tengah 

 

Mulia-busurpena.com Dalam momen pencairan dana desa tahap satu Tahun 2026 awal di tempat bank Papua cabang mulia kabupaten puncak jaya 23 Juni 2026

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pada kesempatan dalam pencairan dana desa tahun 2026 ini.

Kami dari kepala desa se-kabupaten puncak jaya 302 kampung 26 distrik sampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah kabupaten puncak jaya provinsi Papua Tengah dalam hal ini, Bpk Yuni wonda S.Sos M.Si & Mus Kogoya S.IP Bupati dan wakil Bupati puncak jaya

Bahwa pencairan dana tahan pertama tahun 2026 ini kami kecewa dengan rap dana tidak sesuai tahun sebelumnya yang pernah kami cair disampaikan langsung kepada awak media busurpena.com dari perwakilan kepala desa yaitu Tekiles Tabuni kesanya.

Lanjut oleh Tabuni untuk itu,kami dari kepala desa tidak pernah menyampaikan pendapat dalam hal ini bersifas aksi (demo) kepada pemerintah daerah maka hal ini menjadi bahal cerita dan diskusi sehingga kedepan kami melihat pencairan seperti ini lagi maka kami dari 302 Kepala kampung akan demo di kantor bupati puncak jaya pesannya,”

Demikian kami kepala desa kabupaten puncak jaya terdiri dari 302 kampung 26 distrik pada seluruh masyarakat kabupaten puncak jaya bahwa!

Dalam hal ini terkait dengan permasalahan apapun dari antara pihak pelaku dan korban, menjadi kebiasaan buduya yaitu, seperti momen setiap pencairan dana tahun ke tahun yang terjadi adalah palang, memalang jalan,dan menghalangi kepala kampung pada saat pencairan dana, pada hal ada jalur hukum dan aturan,malah melalaikan jalur hukum dari masyarakat Puncak jaya itu sendiri.

Untuk itu kedepannya masyarakat Puncak jaya boleh menyelesaikan persoalan-persoalan itu sesuai proses jalur hukum tegasnya.

Sambung dari salah satu kepala desa, Mayu GIRE disampaikan pihaknya kepada presiden republik Indonesia bapak Prabowo Subianto dalam hal ini kami dengar bahwa visinya ditambahkan dana desa malah dikurangi jumlah pencairan yang tahun sebelumnya sehingga kami minta yaitu bpk presiden Prabowo untuk angaran pencairan berikutnya boleh ditambahkan supaya kami bisah membangun masing-masing kampung dan kepada masyarakat dengan tepat dan masyarakat bisah dapat kesejahteraan nya.

Ditulis: Semiron kogoya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *