Makassar, busurpena.com – Redaksi busurpena.com menerima Surat Tanggapan dan Pernyataan Resmi dari Manajemen Maxim Indonesia terkait pemberitaan dan dinamika yang terjadi di kalangan mitra pengemudi.
Surat tersebut menjelaskan secara rinci terkait program Turbo yang sebelumnya menjadi sorotan, serta pembaruan program, kebijakan komisi, dan sikap perusahaan terhadap aksi yang terjadi di beberapa wilayah.
Dalam suratnya, Maxim menyampaikan bahwa Program Turbo sebelumnya diluncurkan sebagai program opsional bagi mitra pengemudi aktif yang memungkinkan pengemudi bekerja lebih efisien selama periode waktu tertentu yang dapat dipilih sendiri. Program ini bersifat sukarela.
Sebagai tindak lanjut dari seluruh masukan dan saran yang diterima, Maxim telah memperbarui program Turbo menjadi program yang lebih fleksibel dengan nama ‘Fokus’.
“Fokus merupakan program prioritas yang lebih fleksibel dan bersifat opsional. Dengan pembaruan ini, mitra pengemudi dapat memilih paket berdurasi 3, 5, 7, atau 9 jam dan berpeluang menerima lebih banyak order,” tulis Maxim dalam suratnya kepada busurpena.com.
Selain itu, mitra yang mengikuti program Fokus akan menikmati tarif komisi sebesar 3% untuk layanan Delivery, Food&Shop, Maxim Food, Bike Delivery, dan Delivery Hospital. Meski terdapat pembaruan, seluruh hak dan fasilitas yang melekat pada status prioritas mitra pengemudi tetap berlaku. Sementara mitra yang tidak mengikuti program Fokus tetap dapat menerima dan menyelesaikan order seperti biasa.
Terkait komisi aplikasi, dalam surat tersebut Maxim menegaskan telah menerapkan komisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan besaran berada pada rentang 0–8% sejak tanggal 1 Juli 2026.
Sementara biaya platform telah diperhitungkan berdasarkan tarif dasar. Biaya platform ini dibayar oleh pengguna dan tidak dibayarkan oleh mitra pengemudi. Biaya tersebut digunakan untuk mendukung operasional, pemeliharaan layanan, serta pengembangan teknologi dan berbagai fitur dalam aplikasi.
Mengenai tarif perjalanan, Maxim menyebut pengemudi yang aktif menerima dan menyelesaikan pesanan dapat memperoleh penghasilan di atas rata-rata. Pihaknya akan terus menjaga tarif tetap terjangkau bagi pelanggan, sekaligus memberikan kesempatan bagi mitra untuk memperoleh penghasilan selama bersedia dan aktif bekerja.
Soal pendaftaran mitra baru, Maxim menyatakan akan tetap membuka kesempatan bagi masyarakat sebagai mitra pengemudi dengan mempertimbangkan perkembangan permintaan layanan di berbagai wilayah.
Dalam surat tanggapan tersebut, Maxim juga menghormati setiap aspirasi, masukan, kritik dan saran dari mitra pengemudi dan mendorong agar disampaikan melalui ruang dialog inklusif tanpa mengganggu ketertiban umum. Layanan Maxim dipastikan tetap berjalan normal.
Maxim juga menegaskan tidak membenarkan tindakan penyegelan kantor operasional yang dilakukan secara sepihak dalam rangkaian aksi demonstrasi.
“Kantor operasional Maxim berfungsi sebagai pusat layanan, pelatihan, dan sarana komunikasi bagi para mitra dan pelanggan. Oleh karena itu, setiap tindakan penertiban terhadap fasilitas operasional seharusnya dilakukan secara hati-hati, melalui dialog, serta sesuai dengan prosedur dan kewenangan yang berlaku,” tutupnya dalam surat tersebut.
Pihak Maxim menyatakan tetap terbuka untuk berdialog dan mencari solusi bersama dengan mengedepankan komunikasi yang baik dan konstruktif.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi busurpena.com telah menerima surat tersebut secara utuh dan berupaya mengkonfirmasi lebih lanjut kepada manajemen terkait implementasi program Fokus di wilayah Sulawesi Selatan.
(Kamal)








