ISU PEROMBAKAN BESAR-BESARAN DI GOWA UJIAN BARU BIROKRASI

GOWA, SULSEL,busurpena.com|— Jumat, 21 Agustus 2026 menjadi hari yang mengejutkan bagi jajaran Pemkab Gowa.pasalnya 15 kepala OPD dinonjobkan sekaligus. Kursi Sekda Gowa ikut goyang. Bahkan Inspektur Inspektorat Daerah harus menepi sementara karena terseret dugaan pelanggaran disiplin berat.

Ini bukan rotasi biasa. Ini perombakan dengan skala yang jarang terjadi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Adapun nama-nama pejabat yang disebut terkena pencopotan tersebut adalah:
1. Andy Aziz Piter, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa
2. Syahrul Syahrir, Kepala Inspektorat
3. Agus Arahap, Kepala Dinas Perhubungan
4. Mahmud, Kepala BPKD
5. Idil Hafid, Sekretaris DPRD
6. Ary Mahdin, Kepala Dinas Pariwisata
7. Sahir, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
8. Abidzar Husain Sulaeman, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
9. Sujjadan, Kepala Bappeda
10. Natsir Arif, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kab. Gowa
11. Indra Said, Kepala BKPSDM
12. Indra Wahyudi Yusuf, Kepala Bapenda
13. Indra Setiawan Abbas, Kepala DPMPTSP
14. Taufik Mursad, Kepala Dinas Pendidikan
15. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura/ Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian

Sumber internal menyebut langkah ini berkaitan dengan evaluasi kinerja dan penegakan disiplin. Namun hingga saat ini belum ada rilis resmi dari Pemkab.

Dengan 15 kursi OPD kosong, Pemkab harus segera menunjuk Plt agar pelayanan publik tidak terganggu. Di sisi lain, pembebasan Inspektur Inspektorat juga jadi sorotan karena lembaga ini adalah “polisi internal” pemerintah daerah.

Jika tujuannya pembenahan, maka ini bisa jadi titik balik. Tapi jika tanpa komunikasi yang jelas, dikhawatirkan justru menimbulkan ketidakpastian di internal ASN dan keresahan di masyarakat.

Kini semua mata tertuju ke Bupati Gowa. Publik menunggu: siapa penggantinya, apa kriterianya, dan bagaimana jaminan pelayanan tetap jalan.

Karena gebrakan tanpa arah yang jelas hanya akan jadi kegaduhan. Tapi gebrakan dengan roadmap yang jelas bisa jadi awal baru birokrasi Gowa yang lebih bersih dan cepat.

(KKI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *