Pemerintah Desa Lasarabagawu Gelar Aksi Pembersihan Jalan dan Jalur Jaringan Listrik Menuju Jembatan Moro’o

 

BusurPena.com |Lasarabagawu – Pemerintah Desa Lasarabagawu melaksanakan aksi gotong royong berupa pembersihan badan jalan dan jalur jaringan listrik di ruas jalan yang menghubungkan belakang Gereja ONKP Lasarabagawu hingga Jembatan Gantung Moro’o, Selasa (07/07/2026).

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Abiudin Gulö, selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Lasarabagawu. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan selama pelaksanaan kegiatan gotong royong.

Kegiatan yang diinisiasi oleh pemerintah desa setempat ini difokuskan pada pembersihan merapikan semak belukar di pinggir jalan utama, Warga tampak antusias membawa peralatan kebersihan masing-masing, seperti Mesin Pembabat rumput, Parang, dan Kapak.

Kemudian, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Lasarabagawu, Firman Gulö, A.Ma.Pd, bersama BPD Desa Lasarabagawu, Perangkat Desa, Kepala Dusun, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta masyarakat yang secara antusias bergotong royong membersihkan semak belukar, rumput liar, dan memangkas ranting pohon yang mengganggu badan jalan maupun jalur jaringan listrik.

Pj. Kepala Desa Lasarabagawu, Firman Gulö, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung keandalan jaringan listrik yang melintasi wilayah tersebut.

Selain memperlancar akses transportasi masyarakat, pembersihan jalur jaringan listrik juga bertujuan mengurangi potensi gangguan pasokan listrik yang dapat disebabkan oleh dahan atau ranting pohon yang menyentuh kabel.

Dalam arahannya, Pj. Kepala Desa menegaskan bahwa kegiatan gotong royong merupakan wujud nyata kebersamaan masyarakat dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan desa. Ia mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan penuh semangat, saling membantu, serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Pembersihan jalan dari belakang Gereja ONKP Lasarabagawu menuju Jembatan Gantung Moro’o bukan hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan. Mari kita jaga semangat kebersamaan dan terus menumbuhkan budaya gotong royong sebagai kekuatan pembangunan desa,” ujar Firman Gulö.

Dalam keterangan salah seorang warga Desa Lasarabagawu kepada awak media, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan gotong royong pembersihan jalan dari belakang Gereja ONKP Lasarabagawu menuju Jembatan Gantung Moro’o yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut membawa manfaat yang nyata bagi warga karena akses jalan kini menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk dilalui. Selain meningkatkan keindahan lingkungan, pembersihan jalan juga membantu memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari serta mengurangi risiko gangguan akibat semak belukar yang menutupi badan jalan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Lasarabagawu yang telah menggerakkan kegiatan gotong royong ini. Jalan yang sebelumnya mulai ditumbuhi semak kini kembali bersih dan nyaman dilalui. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar lingkungan desa tetap terawat dan semangat kebersamaan masyarakat semakin kuat,” ungkap salah seorang warga.

Aksi gotong royong berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata tingginya kepedulian terhadap pembangunan serta pemeliharaan fasilitas umum di Desa Lasarabagawu.

Dalam kegiatan gotong royong ini turut hadir, Syukur Abdiel Gulo, SKM (Kasi Trantib Kantor Kecamatan Mandrehe Barat), Hadira Zebua (Staf Kantor Camat Mandrehe Barat), Ketua BPD Lasarabagawu, Wakil Ketua BPD Lasarabagawu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Perangkat Desa, Petugas PLN, Kepala Dusun, dan Masyarakat Desa Lasarabagawu.

(Afg)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *