Penuh Berkah, Peringatan Haul Pertama Bapak H. Alim Samsudin Bin H. Zakaria di Jambe Berlangsung Khidmat

 

Kabupaten Tangerang – Gema sholawat dan untaian doa memenuhi Tempat Majelis KZB yang berlokasi di Kampung Daraham RT 004/RW 004, Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang pada hari ini, Senin (19/10/2026).

Pihak keluarga besar, termasuk sang menantu Bapak H. Sabeni, menggelar acara khidmat guna memperingati Haul Pertama almarhum Bapak H. Alim Samsudin Bin H. Zakaria yang dirangkai sekaligus dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan jemaah, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang berkumpul untuk mendoakan almarhum dan memetik keberkahan majelis.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Maulid Simtuddhuror yang berlangsung sangat syahdu. Suasana religius terasa semakin kental saat bait-bait pujian kepada Baginda Rasulullah SAW dilantunkan dengan iringan ketukan rebana yang harmonis dari Tim Hadroh Al-Batuul Bintaro.

Seluruh jemaah yang hadir tampak larut dalam kekhusyukan, bersama-sama mengirimkan pahala selawat dan doa terbaik agar almarhum Bapak H. Alim Samsudin Bin H. Zakaria mendapat tempat termulia di sisi Allah SWT.

Selaku menantu dari almarhum, Bapak H. Sabeni menyampaikan rasa haru sekaligus rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jemaah, kerabat, serta tetangga yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

Beliau mengenang sosok sang ayah mertua sebagai pribadi yang penuh teladan.

“Almarhum Bapak H. Alim Samsudin semasa hidupnya adalah sosok orang tua dan mertua yang sangat membimbing kami dalam kebaikan.

Peringatan haul pertama ini kami adakan sebagai wujud bakti, rasa cinta, dan rindu kami yang mendalam. Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas keikhlasan langkah dan doa dari seluruh jemaah yang hadir hari ini.

Semoga berkah selawat ini juga mengalir untuk kita semua,” ungkap Bapak H. Sabeni dengan penuh takzim.

Memasuki acara inti, jemaah mendapatkan siraman rohani dan pesan-pesan mendalam melalui tausiyah yang disampaikan oleh Ustadzah Muthi’ah Syahab.

Dalam ceramahnya, beliau mengapresiasi kekompakan keluarga dan menyampaikan pentingnya berbakti kepada orang tua maupun mertua yang telah wafat melalui kiriman doa yang tiada putus.

“Haul ini adalah bukti nyata cinta dan bakti anak serta menantu kepada orang tua. Warisan terbaik yang ditinggalkan almarhum bukanlah harta duniawi, melainkan didikan akhlak mulia dan keluarga saleh yang senantiasa menjaga nama baik serta mendoakannya,” tutur Ustadzah Muthi’ah Syahab.

Acara yang diselenggarakan secara terbuka khusus untuk jemaah muslimah ini berjalan dengan sangat tertib dan lancar. Agenda ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadzah Muthi’ah Syahab, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah hangat antar-jemaah.

(Andi Jaka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *