Tanah Puru Berceceran di Jalan Raya Hujung Tua Tunu, Warga Minta DLH Pangkalpinang Bertindak Tegas

Media – busurpena.com

Di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang (30/5/2026).

Kondisi jalan raya hujung Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, dikeluhkan sejumlah pengguna jalan akibat tanah puru yang diduga berhamburan dari aktivitas pengangkutan tanah.

Warga meminta instansi terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk turun tangan dan melakukan pengawasan serta penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Menurut informasi yang beredar di lapangan, aktivitas pengambilan dan pengangkutan tanah puru yang dikaitkan dengan pemilik bernama Ali disebut-sebut menyebabkan material tanah tercecer di badan jalan.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika jalan menjadi licin.

Sejumlah warga berharap pihak pengelola kegiatan lebih bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan.

Mereka meminta agar kendaraan pengangkut tanah menggunakan penutup muatan serta melakukan pembersihan jalan secara rutin agar material tidak berserakan di sepanjang jalur yang dilalui.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pihak terkait.

Jalan umum harus tetap bersih dan aman untuk masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat juga meminta DLH Kota Pangkalpinang bersama instansi terkait melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan dan keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Ali maupun pengelola kegiatan terkait keluhan warga tersebut.

Media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut.

(R.f)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *