TARAKAN, Ormas Kaltara— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) diwarnai oleh gelaran akbar yang unik dan meriah. Bertempat di Makodim 0907/Tarakan, ajang Open Tournament Domino Orado 101 Piala Panglima TNI 2026 sukses dihelat secara meriah pada Minggu (27/9/2026).

Turnamen prestisius ini diselenggarakan secara serentak di 101 kabupaten/kota di seluruh penjuru Indonesia guna memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), gaung turnamen ini sukses digelorakan melalui dua daerah penyelenggara, yakni Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan.
Foto Spesial
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Kalimantan Utara, Ade Kurniawan, S.T., M.B.A., M.A.B., atau yang akrab disapa Shade, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas suksesnya pelaksanaan ajang bergengsi tersebut. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0907/Tarakan serta Pengcab Orado Kota Tarakan yang telah bersinergi mewujudkan suksesnya acara.
”Alhamdulillah telah terlaksana turnamen Orado Piala Panglima TNI dalam rangka HUT TNI ke-81. Acara ini serentak diadakan di 101 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dan Kalimantan Utara berhasil menjadi bagian dari turnamen tersebut dengan dua daerah penyelenggara, yakni Nunukan dan Kota Tarakan,” ungkap Shade.

Lebih lanjut, Shade menegaskan bahwa kehadiran Orado memikul misi penting untuk mengangkat derajat permainan domino agar “naik kelas” di mata publik. Selama ini lekat sebagai permainan tradisional di warung kopi, domino kini bertransformasi menjadi cabang olahraga resmi yang diakui oleh KONI sejak Juli 2026.
”Domino bukan sekadar permainan biasa, melainkan permainan yang mengandalkan nalar, strategi berpikir, pengendalian ego, dan ketekunan dalam membaca peluang,” tambahnya.

Shade bahkan menyimpan visi besar agar domino tidak hanya berhenti di tingkat nasional, melainkan dapat mendunia sebagai sport tourism andalan Indonesia.
“Harapan saya kedepannya olahraga domino menjadi salah satu center of sport tourism di dunia. Kalau India punya cricket, Arab Saudi punya esports, dan China mempunyai kungfu, Indonesia juga bisa hadir dengan mempersembahkan domino sebagai olahraga tradisional yang mendunia,” pungkasnya penuh optimisme.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., hadir secara langsung di Makodim 0907/Tarakan untuk memantau sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap jalannya turnamen.
“Kehadiran ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Tarakan terhadap kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI yang dilaksanakan serentak di 101 kabupaten/kota di Indonesia. Wali Kota juga turut menyemarakkan kegiatan sekaligus mendorong agar olahraga domino dapat menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan prestasi masyarakat,” ungkap Khairul.

Lebih lanjut, Wali Kota Tarakan menilai bahwa turnamen ini memiliki nilai strategis yang jauh lebih luas dari sekadar kompetisi perayaan hari ulang tahun militer.
”Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya penjaringan atlet domino nasional menuju ekshibisi PON 2028. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Kota Tarakan,” pungkasnya.
Ia menambahkan bahwa turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi biasa, melainkan bagian dari strategi penjaringan atlet domino nasional sebagai persiapan menuju ekshibisi PON 2028. Kegiatan ini juga dinilai sangat efektif dalam memperkuat sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga elemen masyarakat.
Sementara itu, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, yang diwakili oleh Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Kodaeral XIII, Kolonel Marinir Gigih Catur Pramono, S.H., M.Tr.Opsla., turut hadir dan membuka jalannya pertandingan.
Kompetisi akbar ini diikuti oleh 144 tim atau total 288 peserta yang bertarung melalui berbagai tahapan mulai dari babak penyisihan hingga babak final. Acara dibuka secara simbolis melalui pertandingan ekshibisi domino oleh jajaran tamu undangan, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi para juara untuk mempererat kebersamaan dan sportivitas.(SS)
Laporan : Sahbudiman







