Busurpena.com | Sabtu, 12 September 2026
Lebak, Banten — Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan menyelimuti acara khitanan Ananda Muhammad Azka, putra kedua dari Bapak Haerudin dan Ibu Aminah, yang digelar di Kampung Cikaraton, RT 010 RW 04, Desa Sumber Waras, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini diwarnai penampilan seni budaya khas Banten berupa kolaborasi pentas pencak silat dan debus.
Kolaborasi apik antara Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) dan Padepokan Macan Pusaka Santri berhasil memukau para warga yang hadir.
Pentas seni ini tidak hanya menjadi hiburan, namun juga menjadi ajang pelestarian warisan budaya daerah sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga.
Ketua DPD PJBN, Bapak Ade Supriadi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat. “Kami bangga bisa berkontribusi dalam melestarikan budaya leluhur dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui pentas seperti ini, generasi muda dapat mengenal dan mencintai seni tradisional Banten,” ujarnya.
Senada dengan itu, Abah Usman, Guru Besar Padepokan Macan Pusaka Santri, menekankan pentingnya menjaga tradisi. “Debus dan pencak silat bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga sarana membentuk karakter tangguh dan spiritualitas masyarakat. Kami berharap nilai-nilai luhur ini terus diwariskan dan dicintai generasi penerus,” tuturnya.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran warga yang antusias menyaksikan setiap aksi para pesilat dan jawara debus.
Momentum ini menjadi simbol harmonisasi dan solidaritas warga Kampung Sumber Waras, sekaligus memperkokoh rasa persatuan dan gotong-royong dalam kehidupan bermasyarakat.
(Dion Nasution)






