*LHOKSEUMAWE, Busur Pena* – *Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe* melaksanakan *Supervisi Terpadu Terkait Kinerja Wali Kota dalam Capaian 7 SPM* di *UPTD Puskesmas Muara Satu Lhokseumawe*, *Senin, 27 Juli 2026*.
Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga kesehatan Puskesmas Muara Satu. *Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dalam hal ini diwakili oleh Zainal Abidin, SKM selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat sekaligus menjadi pemateri*.
*Capaian 7 SPM Jadi Fokus Utama*
Supervisi terpadu ini merupakan tindak lanjut komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah kepemimpinan *Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH* untuk mempercepat pemenuhan *7 SPM bidang kesehatan*.
Dalam materinya, Kabid Kesmas menekankan bahwa *pencegahan stunting tidak hanya membutuhkan pemenuhan gizi yang cukup, tetapi juga pentingnya perubahan perilaku dan keilmuan masyarakat*.
*7 Faktor Penting Pencegahan Stunting:*
1. *Faktor mental* yang sehat
2. *Faktor ekonomi yang cukup*
3. *Selalu buang hajat pada tempatnya*
4. *Menjalankan cuci tangan pakai sabun sebelum makan*
5. *Menjalankan pengelolaan sampah rumah tangga*
6. *Saluran limbah rumah tangga yang baik*
7. *Pengelolaan sanitasi dan higiene makanan dan minuman yang baik*
*Saran dan Harapan*
Zainal Abidin, SKM menyarankan agar *petugas kesehatan dapat menjalankan kunjungan dan pemantauan ibu usia subur dan ibu hamil yang sehat* secara rutin dan terpadu.
“Dengan pendekatan yang komprehensif, mulai dari gizi, perilaku, lingkungan, hingga ekonomi, kita optimis capaian 7 SPM di Kota Lhokseumawe dapat terus meningkat,” ujarnya.
Jurnalis Faisal Al-Mubarak







