Di Munara Wampasi, Bupati Serahkan Bantuan Rp150 Juta untuk Gereja

Biak Numfor, BusurPena.com Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp150 juta untuk mendukung pembangunan Gedung Gereja Bahtera Injil di Kampung Mnurwar. Penyerahan bantuan berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Snap Mor, bagian dari rangkaian Festival Biak Munara Wampasi 2026 di Pantai Tanjung Barari, Kampung Mnurwar, Sabtu (4/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra mengawali pernyataan dengan rasa syukur atas berkat dan kesehatan yang diberikan kepada seluruh masyarakat sehingga dapat berkumpul dalam agenda yang penuh makna ini.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Hari ini adalah hari yang dilayakan Tuhan, hari penuh berkat. Kita hadir bersama di tempat ini dalam rangka salah satu kegiatan penting Festival Biak Munara Wampasi 2026, yaitu Snap Mor yang telah menjadi agenda tetap sejak festival ini dilaksanakan,” ujar Bupati.Selain bantuan pembangunan gedung ibadah, pemerintah daerah juga menunjukkan dukungan nyata terhadap perekonomian warga dengan membeli seluruh hasil dagangan yang dipersiapkan masyarakat Kampung Mnurwar selama kegiatan berlangsung. Langkah ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga yang turut menyukseskan festival.

Bupati Mansnembra juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini, kata dia, tidak lepas dari sinergi pemerintah daerah, mitra pembangunan, BUMN, BUMD, serta kerja keras masyarakat setempat.

“Kegiatan ini tidak mungkin berjalan tanpa dukungan semua pihak. Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, para mitra, pimpinan BUMN dan BUMD, serta seluruh masyarakat Kampung Mnurwar yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti penerapan kearifan lokal tradisi Sasi yang dijalankan warga. Kawasan perairan lokasi kegiatan telah ditutup selama kurang lebih enam bulan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

“Ini adalah bentuk kearifan lokal yang luar biasa. Masyarakat telah menjaga kawasan ini dengan penuh tanggung jawab. Setelah melalui masa Sasi, hari ini kita bersama-sama membuka kembali kawasan tersebut dan menikmati hasil laut yang tersedia,” jelasnya.

Kehadiran tamu undangan dari Jerman juga disambut hangat oleh Bupati. Menurutnya, kehadiran tamu internasional menjadi bukti perhatian terhadap Papua sekaligus mempererat persahabatan dan kerja sama lintas negara.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya dan kelestarian alam sebagai kekayaan khas Biak Numfor yang tidak dimiliki daerah lain.

“Mari kita menjaga budaya dan alam yang kita miliki. Apa yang kita miliki hari ini belum tentu dimiliki daerah lain. Ini adalah anugerah yang harus kita syukuri dan pelihara bersama,” pungkasnya.

Festival Biak Munara Wampasi 2026 kini menjadi agenda budaya dan pariwisata unggulan daerah yang menyatukan upaya pelestarian tradisi, pemberdayaan ekonomi rakyat, serta perlindungan lingkungan hidup.

 

Pewarta : Zadrak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *