Mental Baja Menuju Sang Saka! Camat Mandrehe Barat Resmi Serahkan 26 Calon Paskibraka kepada Pelatih. 

 

BusurPena.com |Mandrehe Barat – Langkah awal menuju peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Mandrehe Barat resmi dimulai. Dalam sebuah apel yang berlangsung penuh khidmat, Camat Mandrehe Barat, Firman Zai, SKM didampingi Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Kecamatan Mandrehe Barat, Syukur Abdiel Gulo, SKM, beserta jajaran staf, serta dihadiri Penjabat Kepala Desa Sisobandrao, Yupiter Zai, A.Ma.Pd, dan Penjabat Kepala Desa Hiliwa’ele, Oktonieli Gulo (staf kantor camat mandrehe barat) secara resmi menetapkan nama-nama Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kecamatan Mandrehe Barat Tahun 2026. Aula Kantor Kecamatan Mandrehe Barat, Senin (27/7/2026).

Penetapan tersebut merupakan puncak dari rangkaian proses seleksi yang dilaksanakan secara bertahap dan objektif. Para peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi administrasi pada 13 Juli 2026, dilanjutkan seleksi kesehatan pada 15 Juli 2026, dan seleksi wawancara umum pada 17 Juli 2026. Dari seluruh tahapan tersebut, sebanyak 26 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengemban amanah sebagai Calon Anggota Paskibraka Kecamatan Mandrehe Barat.

Momentum apel semakin bermakna ketika Camat Mandrehe Barat secara simbolis menyerahkan 26 calon anggota tersebut kepada pelatih dari unsur TNI. Penyerahan itu menandai dimulainya proses pembinaan dan pelatihan yang akan menjadi tanggung jawab penuh para pelatih, mulai dari pembentukan karakter, penegakan disiplin, pembinaan fisik, hingga penanaman jiwa kepemimpinan dan nasionalisme.

Dalam arahannya, Camat Mandrehe Barat, Firman Zai, SKM, menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam setiap proses latihan bukan hanya kemampuan fisik, melainkan kekuatan mental. Ia mengingatkan seluruh calon anggota agar tidak mudah menyerah, tidak bersikap cengeng, serta senantiasa menjunjung tinggi disiplin selama mengikuti pendidikan dan latihan.

Kelemahan utama dalam setiap latihan adalah mental yang lemah, mudah mengeluh, kurang disiplin, dan fisik yang belum terlatih. Karena itu, latihan ini bertujuan membentuk mental yang kuat agar mampu menjalankan tugas hingga Sang Merah Putih berkibar pada 17 Agustus 2026. Apa pun tantangannya, latihan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Di tangan kalian nanti kehormatan pengibaran Bendera Merah Putih akan dipertaruhkan. Semoga Tuhan menolong kita semua,” tegas Camat.

Pesan tersebut menjadi penyemangat sekaligus pengingat bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah besar yang menuntut dedikasi, kedisiplinan, dan pengorbanan. Setiap langkah latihan yang akan dijalani merupakan proses pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan siap mengemban tanggung jawab di hadapan masyarakat.

Dengan dimulainya pemusatan latihan di bawah bimbingan pelatih dari unsur TNI, diharapkan seluruh calon anggota Paskibraka mampu menunjukkan semangat juang, ketahanan mental, serta kedisiplinan tinggi hingga sukses melaksanakan tugas suci mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Mandrehe Barat, 17 Agustus 2026.

Apel penetapan tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk melahirkan putra-putri terbaik Mandrehe Barat yang akan berdiri tegak mengawal kehormatan bangsa. Di balik setiap latihan yang berat, tersimpan tekad untuk memastikan Merah Putih berkibar dengan gagah sebagai simbol persatuan, pengabdian, dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Afg)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *