Baik Numfor, BusurPena.com
Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, SH., M.M., resmi melantik Zacharias L. Mailoa, S.T., M.M. Sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Biak Numfor. Pelantikan dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, berdasarkan persetujuan yang telah diberikan oleh Gubernur Papua.
Usai mengucapkan sumpah jabatan, Zacharias L. Mailoa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Bupati Biak Numfor atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya untuk menduduki jabatan strategis tersebut. Ia juga mengapresiasi Gubernur Papua yang telah menyetujui pengangkatannya.
“Pertama, saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah memberikan amanah kepada saya, dan atas persetujuan dari Bapak Gubernur sehingga hari ini saya sudah dilantik. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Sekda, peran saya sangat jelas yakni membantu Bupati dalam menjalankan seluruh program-program strategis daerah,” ujar Zacharias.
Sebagai pejabat pembantu utama kepala daerah, Zacharias menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi dan misi pemerintahan daerah melalui pembangunan komunikasi dan sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Ia berencana segera melakukan koordinasi intensif dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokompinda), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pihak swasta.
“Arahannya sudah jelas dari Bapak Bupati, dan sesegera mungkin saya akan menindaklanjutinya dengan membangun komunikasi dan koordinasi bersama seluruh elemen terkait. Saya juga berharap dukungan dari rekan-rekan wartawan untuk bersama memberikan masukan, diskusi, dan dukungan agar program yang kita rencanakan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tambahnya.
Secara khusus, Zacharias menekankan tanggung jawab besarnya dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan program-program strategis nasional yang menjadi prioritas pembangunan, antara lain program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, pengembangan Kampung Nelayan, hingga program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program-program tersebut memiliki dampak langsung yang besar bagi masyarakat dan wajib dikawal hingga ke tingkat pelaksanaan di lapangan.
“Hal-hal tersebut menjadi tanggung jawab saya untuk memastikan komunikasi berjalan baik, sehingga program nasional maupun program kabupaten yang sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati dapat terlaksana dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain program pembangunan, isu kedisiplinan aparatur sipil negara menjadi fokus utama yang mendapat perhatian serius. Zacharias mengakui meskipun telah terjadi banyak perubahan positif, aspek kedisiplinan masih menjadi tantangan besar yang harus dibenahi. Ia menegaskan akan melakukan pendekatan ketat dengan seluruh pimpinan OPD agar aturan kehadiran dan tanggung jawab pegawai dipatuhi sepenuhnya sesuai regulasi yang berlaku.
“Terkait disiplin, ini menjadi masalah besar. Memang sudah banyak perubahan yang terlihat, namun selaku pejabat struktural, saya harus memastikan koordinasi berjalan baik agar tingkat disiplin sesuai aturan kehadiran tercapai. Aturannya sudah jelas dan harus dijalankan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung penerapan regulasi dari Kementerian Dalam Negeri terkait hari kerja, khususnya kewajiban bekerja di kantor setiap hari Jumat bagi pejabat eselon IV dan staf. Kebijakan ini telah dijalankan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan pelaksanaannya rutin dilaporkan setiap bulan kepada Gubernur Papua.
“Disiplin ini menjadi prioritas utama. Bapak Bupati telah mengingatkan saya bahwa hal yang paling utama harus diperhatikan dan diutamakan adalah kedisiplinan seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor,” pungkas Zacharias Mailoa.
*(Zadrak)







