HPS Panglipur Kabupaten Lebak Gelar Latihan Bersama dan Hibahkan Satu Set Kendang untuk Pelestarian Seni Tradisi pencak silat

Busurpena.com | Sabtu, 30 Mei 2026

Lebak – Dalam upaya memperkuat silaturahmi antar perguruan sekaligus melestarikan seni dan budaya tradisional Banten, HPS Panglipur Kabupaten Lebak menggelar kegiatan latihan bersama yang dirangkaikan dengan penyerahan hibah satu set alat kendang kepada salah satu padepokan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Cibilik RT 011/RW 001, Desa Girilaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Sabtu (30/5/2026).

Acara yang dihadiri oleh sejumlah perguruan dan padepokan dari berbagai wilayah di Kabupaten Lebak itu berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen HPS Panglipur dalam mendukung pelestarian seni budaya tradisional yang menjadi warisan leluhur masyarakat Banten.

Ketua HPS Panglipur Kabupaten Lebak, Ibrahim (Boy), menyampaikan bahwa kegiatan latihan bersama merupakan agenda penting untuk meningkatkan kemampuan para anggota sekaligus memperkuat solidaritas antarperguruan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjaga kekompakan dan persaudaraan antar pendekar. Selain itu, hibah satu set alat kendang ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap upaya pelestarian seni budaya tradisional agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” ujar Ibrahim.

Menurutnya, keberadaan alat musik tradisional seperti kendang memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan budaya dan pencak silat. Oleh karena itu, dukungan terhadap padepokan dan komunitas seni perlu terus dilakukan agar generasi muda tetap mengenal serta mencintai warisan budaya daerah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat apresiasi dari para peserta yang hadir.

Diharapkan, kolaborasi dan kepedulian terhadap pelestarian budaya yang ditunjukkan HPS Panglipur Kabupaten Lebak dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan kearifan lokal Banten.

 

Penulis : Dion Nasution

Editor : Angga Permana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *