Suara Ledakan Keras Terdengar di Kompleks Perikanan Biak, Polres Lakukan Sterilisasi dan Verifikasi Korban

Biak Numfor, BusurPena.com
Sebuah insiden dugaan ledakan mengguncang wilayah Kompleks Perikanan, di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, pada Minggu (31/5/2026) siang. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar dan memicu respons cepat dari jajaran Polres Biak Numfor untuk mengamankan lokasi serta menangani dampak yang ditimbulkan.

Suara ledakan yang terdengar cukup keras hingga ke radius sekitar segera dilaporkan masyarakat ke pihak berwajib. Tak lama menerima laporan, personel Polres Biak Numfor dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pengamanan awal dan pengecekan kondisi lapangan.

Foto : identifikasi bersama seluruh aparat di lokasi.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang turun langsung ke lokasi didampingi Kasat Reskrim, Ipda Daniel Z. Rumpaidus, S.H., M.H., membenarkan telah terjadinya ledakan di lokasi tersebut. “Kami mendapat laporan dan juga mendengar adanya suara ledakan, sehingga kami langsung menuju ke TKP dan mengonfirmasi kejadian tersebut,” ungkap AKBP Ari dalam keterangan persnya.

Kerusakan Bangunan dan Proses Identifikasi Korban
Hasil peninjauan awal menunjukkan dampak nyata berupa kerusakan fisik pada beberapa bangunan rumah warga yang berada di sekitar titik ledakan. Pihak kepolisian juga melaporkan adanya korban jiwa akibat insiden ini. Namun, data rinci mengenai jumlah korban serta tingkat keparahan cedera masih dalam tahap verifikasi mendalam yang melibatkan tim medis dan unit forensik kepolisian.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan belum dapat dipastikan. Tim Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Inafis) beserta unit teknis terkait masih melakukan proses Treatment Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) secara menyeluruh untuk mengumpulkan bukti dan jejak yang diperlukan.

“Kami masih melakukan identifikasi bersama seluruh aparat di lokasi. Ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan dan kami juga sedang mengidentifikasi para korban. Penyebab belum bisa disimpulkan saat ini; kami akan menyampaikan laporan lengkap setelah hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium keluar,” tegas Kapolres.

Sterilisasi Lokasi dan Imbauan Kepada Masyarakat
Demi keselamatan bersama dan kelancaran proses penyidikan, pihak kepolisian telah melakukan sterilisasi dan pengamanan ketat di sekitar TKP. Masyarakat diimbau agar tidak mendekati area tersebut guna menghindari risiko bahaya lanjutan akibat sisa material ledakan maupun struktur bangunan yang dinilai belum stabil.

“Kami menghimbau masyarakat sekitar untuk tidak mendekati lokasi terlebih dahulu. Proses TPTKP dan sterilisasi masih berlangsung untuk memastikan area benar-benar aman sebelum dapat digunakan kembali,” jelas AKBP Ari Trestiawan.

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh masyarakat Biak Numfor untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya demi mencegah beredarnya berita bohong atau hoaks yang dapat memperkeruh suasana.

Penyelidikan Diarahkan ke Berbagai Kemungkinan
Polres Biak Numfor berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar permasalahan. Penyelidikan akan memfokuskan kajian pada beberapa kemungkinan penyebab, antara lain penggunaan bahan peledak (jika terbukti sebagai tindak kriminal), kelalaian teknis terkait instalasi gas atau listrik, serta faktor potensial lainnya yang memicu ledakan.

Pihak berwajib meminta dukungan masyarakat untuk memberikan ruang kerja yang kondusif dan bersedia memberikan keterangan atau kesaksian apabila diperlukan dalam proses penyidikan. Perkembangan informasi resmi selanjutnya akan disampaikan melalui saluran resmi Polres Biak Numfor setelah hasil investigasi menyeluruh diperoleh.

 

Penulis ✍️: Zadrak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *