Tiang Listrik di Tengah Jalan Pasar Inpres Lhokseumawe Ganggu

oppo_0

Lhokseumawe Busurpena.com 29 September 2026 – Keberadaan tiang listrik yang berdiri di badan jalan kawasan Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, dikeluhkan pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di pasar tersebut.

Tiang yang berada di kawasan menuju pasar ikan dan daging itu dinilai mempersempit akses jalan, sehingga pengguna jalan, terutama tukang becak pengangkut barang, harus lebih berhati-hati saat melintas.

Kondisi tersebut semakin terasa pada saat aktivitas perdagangan sedang ramai. Warga yang datang untuk membeli ikan, daging maupun kebutuhan lainnya harus berbagi ruang dengan kendaraan dan becak yang melintas di ruas jalan tersebut.

Seorang tukang becak, Ahmadi, mengatakan keberadaan tiang listrik tersebut cukup mengganggu aktivitasnya saat membawa barang maupun mengangkut penumpang.

“Tiang ini sangat mengganggu, apalagi kalau jalan sedang ramai. Kami yang membawa becak harus berhati-hati saat melewati lokasi tersebut,” ujar Ahmadi.

Menurutnya, posisi tiang yang berada di area jalan membuat ruang gerak kendaraan menjadi terbatas. Kondisi itu juga dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan, terutama ketika pasar sedang dipadati warga.

Keluhan mengenai akses dan kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Inpres bukan hal baru. Sebelumnya, kondisi lalu lintas di Jalan Listrik kawasan Pasar Inpres juga dilaporkan kerap mengalami kemacetan, terutama pada pagi hari ketika aktivitas perdagangan sedang tinggi.

Pasar Inpres sendiri merupakan salah satu pusat perdagangan masyarakat Kota Lhokseumawe. Pasar sayur, ikan dan daging Inpres berada di Jalan Listrik, Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti.

Warga dan pengguna jalan berharap pihak terkait dapat turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi tersebut serta mencari solusi, termasuk kemungkinan penataan atau pemindahan tiang apabila memang terbukti mengganggu badan jalan.

Penanganan persoalan tersebut dinilai penting agar aktivitas jual beli di Pasar Inpres tetap berjalan lancar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang, pembeli, tukang becak dan pengguna jalan lainnya.

Warga berharap perhatian pihak berwenang dapat segera diberikan, sehingga keberadaan fasilitas umum tidak justru menjadi hambatan bagi masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan pasar. (M.S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *