Media online – busurpena.com
BELITUNG – pada hari minggu (05/07/26).
Operasi pencarian terhadap seorang penambang timah rakyat yang dilaporkan hilang di kawasan kolong tambang Dusun Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, berakhir duka.
Faris (18th), warga Kecamatan Membalong, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (05/07/26) dini hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengatakan laporan mengenai hilangnya korban diterima setelah keluarga dan warga gagal menemukan Faris yang sebelumnya bekerja mencari bijih timah di atas sebuah ponton di kolong tambang Desa Bantan.
Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat beristirahat untuk makan siang dan berbaring di atas ponton. Namun saat pamannya datang beberapa waktu kemudian, Faris sudah tidak berada di lokasi.
Dugaan korban tenggelam semakin menguat setelah sepeda motor miliknya masih terparkir di tepi kolong, sementara tidak ada tanda-tanda keberadaannya.
Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri hingga Sabtu malam, tetapi hasilnya nihil.
Kepala Desa Bantan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang yang langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Belitung bersama Unit Siaga SAR (USS) Tanjung Pandan ke lokasi.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan yang melibatkan Basarnas, Polsek Bantan, BPBD Kabupaten Belitung, perangkat desa, dan masyarakat melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP).
Setelah beberapa jam pencarian, jasad Faris akhirnya ditemukan mengapung di sekitar LKP
sekitar jam 3 dini hari.
Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban dan membawa jasadnya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
(R.f)
Remaja 18 Tahun di Belitung Ditemukan Meninggal Setelah Dilaporkan Hilang di Kolong Tambang







