Media – busurpena.com
Di Pangkalpinang Pada Hari Selasa (19/5/2026).
Aktivitas pengambilan tanah Puruh di kawasan Parit Enam, Kota Pangkalpinang, kembali menjadi sorotan masyarakat.
Warga mengeluhkan tanah Puruh yang berhamburan di sepanjang jalan raya akibat keluar masuk kendaraan pengangkut material tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, usaha pengambilan tanah Puruh itu disebut milik seseorang bernama Topik, sementara pengawasan di lapangan dikabarkan dikelola oleh Mas Mul.
Warga menilai aktivitas tersebut kurang memperhatikan kebersihan dan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau hujan jalan jadi licin karena tanah berceceran, kalau panas debunya beterbangan. Sangat mengganggu pengendara,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pihak pengelola dapat lebih bertanggung jawab dengan membersihkan sisa tanah yang jatuh di badan jalan serta memperhatikan kondisi kendaraan pengangkut agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.
Selain itu, warga juga meminta instansi terkait turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap aktivitas pengambilan tanah puru tersebut agar tidak merugikan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Topik maupun Mas Mul belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.
(R.f)
Tanah Puruh Berhamburan di Jalan Parit Enam, Warga Keluhkan Aktivitas Pengangkutan






