Supiori – Papua | BusurPena – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Provinsi Papua, Lalita, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke lokasi rencana pembangunan Laboratorium Kesehatan di Kampung Waryesi, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, pada Jumat (9/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan untuk meninjau langsung kesiapan lahan, kondisi geografis wilayah, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan layanan kesehatan yang mendesak di daerah tersebut.
Pembangunan fasilitas kesehatan ini dijadwalkan akan dimulai pada Juni 2026, sebagai langkah strategis penguatan sistem pelayanan kesehatan primer di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3TP). Kehadiran laboratorium ini diharapkan menjadi solusi nyata atas keterbatasan akses pelayanan medis yang selama ini dirasakan warga. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh perjalanan laut berjam-jam hingga ke pusat pelayanan kesehatan di Biak atau ibu kota kabupaten hanya untuk melakukan pemeriksaan dasar, seperti tes darah, tes urin, hingga diagnosis penyakit endemik.
Dalam pertemuan di lokasi, rencana teknis pembangunan dan dukungan masyarakat disampaikan oleh Kaur Kampung Waryesi, Mathias Mansoben, serta perwakilan Kepala Kampung, Yonas Mnusefer. Keduanya menegaskan seluruh warga berkomitmen mendukung kelancaran proses pembangunan hingga selesai dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya.
“Selama puluhan tahun, kami kesulitan mengakses layanan ini. Warga harus berlayar berjam-jam hanya untuk pemeriksaan sederhana. Laboratorium ini adalah jawaban atas kesulitan yang kami alami selama ini,” ungkap Mathias.
Senator Lalita menegaskan, pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah kepulauan menjadi prioritas utama dalam upaya mewujudkan pemerataan layanan publik dan keadilan sosial, sesuai amanat konstitusi negara. Sebagai anggota DPD RI Komite II, ia menekankan tanggung jawabnya memastikan kebijakan nasional benar-benar menyentuh akar persoalan di daerah 3TP.
“Laboratorium Kesehatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi hak dasar setiap warga negara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau,” tegas Senator Lalita.
Ia menambahkan, kunjungan ini juga merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi yang diemban DPD RI, guna memastikan alokasi anggaran pembangunan tepat sasaran dan keberlanjutan fasilitas terjamin. Lalita berkomitmen akan terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan ini dapat direalisasikan secepatnya.
Sementara itu, masyarakat Kampung Waryesi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan Senator Lalita. Ke depannya, fasilitas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan warga Distrik Supiori Timur, tetapi juga berfungsi sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan bagi kampung-kampung sekitar di wilayah Kabupaten Supiori.
(Zadrak/Kaperwil Papua)








