Biak Numfor, BusurPena.com Kepala Distrik Oridek, William Mambrasar, SE., MM., bersama jajaran staf dan seluruh Kepala Kampung se-wilayah tersebut menggelar rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, di Kantor Distrik Oridek, Kamis (30/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati susunan Panitia Pelaksana HUT RI ke-81 Distrik Oridek, dengan formasi sebagai berikut:
– Ketua: Patrus Sanadi, S.IP
– Sekretaris: Fransina Rumawak, S.An
– Bendahara: Luciana Tato
– Koordinator Seksi Acara: O. G. Faidiban
– Koordinator Seksi Lomba: Suriani (Guru SD Inpres Walewakorbo)
– Koordinator Seksi Perlengkapan: Pilemon Makmaker (Kepala Kampung Makmakerbo) – beranggotakan 14 Kepala Kampung se-Distrik Oridek
– Koordinator Seksi Konsumsi: Ricley B. Maryen (Kepala Kampung Opiaref)
– Koordinator Seksi Dokumentasi & Media: Herison O. Warpinggon, didampingi rekan dari media Fokusinews.com, BusurPena.com, dan Investigasi86.com
– Seksi Keamanan: Posramil setempat
– Seksi Kesehatan: Puskesmas Marah beserta tim medis.
Meskipun susunan panitia telah terbentuk, pembahasan teknis pelaksanaan belum mencapai kesepakatan menyeluruh, lantaran para Kepala Kampung meminta waktu tambahan untuk koordinasi internal. Kesepakatan lanjutan diagendakan pada Jumat (31/7/2026) pukul 10.00 WIT di Kantor Distrik Oridek.
Terkait hal itu, Kepala Distrik Oridek menegaskan komitmennya untuk tetap menyelenggarakan peringatan kemerdekaan meskipun belum ada kepastian dukungan anggaran. “Suka atau tidak suka, ini sudah menjadi keharusan, bukan sekadar komitmen. Sekalipun tidak ada uang, HUT ke-81 tetap kita laksanakan,” tegas William Mambrasar.
Ia menjelaskan tidak dapat sepenuhnya menaruh harapan pada bantuan dana dari tingkat kampung, mengingat alokasi dana kampung telah memiliki prioritas penggunaan masing-masing. “Kalau bisa bantu, alhamdulillah. Jika tidak, kita tetap jalankan,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan yang direncanakan antara lain upacara pengibaran bendera Merah Putih, gerak jalan, panjat pinang, dan berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan.
Kepala Distrik juga menyampaikan harapan besar kepada seluruh Kepala Kampung di 14 wilayah administrasinya untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat. Ia meminta agar tidak muncul persepsi yang memberatkan terkait pelaksanaan kegiatan, dan seluruh elemen tetap bersatu melaksanakan kewajiban mengibarkan bendera kemerdekaan di wilayah masing-masing meski dalam keterbatasan.
“Intinya, sekalipun sederhana, semangat kemerdekaan harus tetap hidup dan kita wujudkan bersama,” pungkasnya.








